Kamis, 9 Desember 2010 13:20 WIB News Share :

Pemulihan korban Merapi butuh 5 tahun

Semarang (Espos)--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng menyatakan proses recovery pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat korban letusan Gunung Merapi membutuhkan waktu lima tahun.

Kepala Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Priyanto Djarot Nugroho menyatakan kerusakan sosial dan ekonomi akibat letusan Gunung Merapi yang cukup parah, sehingga proses pemulihannya memerlukan waktu lama tak cukup satu atau dua tahun.

“Paling tidak butuh waktu selama lima tahun, untuk kembali normal seperti semula,” katanya di Semarang, Rabu (8/12).

Pasalanya lanjut ia, letusan Gunung Merapi telah menyebabkan ribuan hektar lahan tanaman pangan dan hortikultura di tiga kabupaten, yakni Boyolali, Klaten dan Magelang rusak parah.

Ia mencontohkan, di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang lahan tanaman padi mengalami yang rusaj seluas 517 hektar. Selain itu 1.620 hektar tanaman salak yang menjadi gantungan hidup warga juga rusak.

Padahal kata Djarot, untuk rehabilitasi tanaman salak sampai bisa dilakukan panen, membutuhkan waktu minimal tiga tahun.

oto

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…