Kamis, 9 Desember 2010 14:29 WIB News Share :

KPK, Polri & Kejagung batal teken MoU kerjasama

Jakarta–Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara KPK, kepolisian dan kejaksaan, urung dilakukan.

Sejatinya, penandatanganan ini dilakukan hari ini, bertepatan dengan hari anti korupsi sedunia.

“Rencananya tanggal 9 November 2010 tapi urung bisa ditandatangani karena masih perlu perbaikan. Kami menunggu pelantikan ketua yang baru,” ujar M. Jasin, Wakil Ketua KPK bidang pencegahan, di KPK, Kamis (9/12).

Menurut Jasin, MoU ini diharapkan agar terjadi sinergisitas antar lembaga. “Tentunya untuk peningkatan dari kerjasama yang dituangkan dalam MoU lama itu dimaksimalkan,” kata Jasin.

Sehingga, lanjutnya, tidak ada hambatan dikemudian hari. Dijelaskannya, MoU ini dimaksudkan untuk tetap menjaga hubungan baik masing-masing lembaga. “Menghindari adanya gesekan-gesekan seperti yang terjadi di masa lalu,” tegas Jasin.

Lanjutnya, perlu ada sinergisitas dalam membangun kelembagaan ini sehingga korupsi bisa tertangani dengan baik.

inilah/rif

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…