Kamis, 9 Desember 2010 13:40 WIB News Share :

DPR usir Dirut Pertamina dan Kepala BPH Migas

Jakarta–PT Pertamina (Persero) dan Badan Pengatur Hilir (BPH) minyak dan gas (Migas) diusir dari ruang Rapat Dengar Pendapat Komisi VII dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Dalam agenda hari ini, Komisi VII hanya mengundang Menteri ESDM saja, tidak mengundang Pertamina dan BPH Migas yang tidak berkepentingan dalam agenda hari ini,” ujar Sutan Bhatoegana, Anggota Komisi VII Fraksi Partai Demokrat, Kamis (9/12).

Seperti diketahui, agenda Kamis ini di Komisi VII adalah Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM untuk membahas pelaksanaan fungsi pengawasan.

Atas permintaan beberapa anggota Komisi VII agar Pertamina dan BPH Migas meninggalkan ruang rapat, kemudian Pimpinan Rapat Teuku Riefky Harsa, Fraksi Partai Demokrat menginstruksikan Pertamina dan BPH Migas untuk meninggalkan ruang rapat dengan terhormat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPH Migas Tubagus Haryono mengatakan, “Saya memang tidak diundang oleh Komisi VII DPR, jadi saya tidak keberatan kalau saya disuruh meninggalkan ruang rapat. Ini hanya inisiatif Pak Menteri saja untuk mengundang jajarannya dalam RDP Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…