Kamis, 9 Desember 2010 21:09 WIB News Share :

Dibubarkan paksa, demonstrasi di depan kantor KPK berakhir ricuh

Jakarta — Sempat terjadi kericuhan pada siang dan sore tadi, demonstrasi di depan gedung KPK juga berakhir dengan rusuh. Hal tersebut terjadi karena petugas kepolisian melakukan pembubaran paksa sedangkan massa pendemo memberikan perlawanan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis (09/12), kericuhan berawal ketika satuan Brimob coba mendekati massa pendemo dan mencoba membubarkan secara paksa dengan tameng dan tongkat rotan pada pukul 19.45 WIB.

Sontak kericuhan pun terjadi. Diburu anggota Brimob, sejumlah mahasiswa masuk ke jalur cepat dan membuat jalur tersebut macet. Kendaraan yang melintas di jalur cepat seketika berhenti karena ada tercegat kerumunan.

Aksi saling pukul dan tendang juga terlihat dalam kericuhan ini. Bahkan entah sengaja atau tidak, kontributor televisi swasta Mario Sumapao mendapat pukulan dari anggota Brimob.

Sebanyak 13 demonstran diamankan di halaman gedung KPK. Beberapa di antaranya mengalami luka mengeluarkan darah dari mulut dan juga luka bekas pukulan rotan.

11 Demonstran yang diamankan merupakan mahasiswa dari Universitas Satya Negara, Universitas Trisakti dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sedangkan dua sisanya merupakan aktivis yakni Harry Rusli (Petisi 28) dan Faisah Rahman (Relawan Peduli Demokrasi).

Setelah aksi pembubaran paksa tersebut jalur lambat yang diduduki massa pendemo sejak pukul 13.00 WIB siang tadi jadi lengang. Namun tetap belum bisa dilewati pengendara karena masih digunakan anggota Brimob untuk duduk.

“Kami tadi telah memperingatkan bahwa batas akhir demonstrasi adalah pukul 18.00 WIB. Setelah itu kami sudah melakukan negosiasi sebanyak tiga kali,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gatot Edy di lokasi.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…