Kamis, 9 Desember 2010 16:44 WIB Wonogiri Share :

Dalam perbaikan, dua dam jebol dihantam banjir

Wonogiri (Espos)–Selain menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan, hujan deras, Senin (6/12) siang lalu ternyata juga mengakibatkan dua buah bendungan berukuran sedang (dam) yang tengah dalam perbaikan jebol dihantam banjir. Akibatnya, pemerintah merugi hingga ratusan juta rupiah.

Dua bendungan yang jebol itu adalah Dam Kepuh II yang terletak di Desa Cangkring, Kecamatan Jatiroto dan Dam Kantil di Desa Sambirejo, Kecamatan Slogohimo. Jebolnya Dam Kepuh II yang dibangun secara swadaya pada 1957 mengakibatkan 21.000 bibit sengon, 18.000 bibit jati serta 2 kg biji trembesi yang disemai di Kebun Bibit Rakyat (KBR) Kelompok Tani Jatiwarih, tak jauh dari lokasi dam, hanyut.

Tak hanya itu, jebolnya Dam Kepuh II juga diprediksi bakal mengganggu suplesi air ke sekitar 50 hektare lahan pertanian di Jatiroto pada musim tanam (MT) II dan MT III mendatang,

“Kedua dam itu sedang dalam proses pengerjaan untuk perbaikan dengan dana dari pemerintah pusat. Dam Kepuh II memperoleh anggaran Rp 253 juta untuk sol bendung dan saluran air sepanjang 14 meter. Saluran airnya sudah selesai dikerjakan, tinggal sol bendung, tapi malah terkena banjir. Sekarang, ya rusak lagi semuanya,” ungkap Kabid Pengairan Dinas Pengarian Energi dan Sumber Daya Mineral (PESDM) Wonogiri, Ngadino, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/12).

Sementara untuk Dam Kantil di Slogohimo, Ngadino mengatakan biaya perbaikannya dianggarkan Rp 76 juta. Jebolnya dam ini dipastikan tidak akan mengganggu suplesi air ke lahan pertanian karena masih ada suplesi dari Bendung Lumpang tak jauh dari Bendung Kantil. Namun, dengan adanya banjir itu, pengerjaan perbaikannya otomatis terhenti.

“Kami sudah minta surat pernyataan dari bupati serta informasi curah hujan dari Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai syarat pengajuan bantuan tanggap darurat bencana ke BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana-red),” jelas Ngadino.

shs

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…