Kamis, 9 Desember 2010 14:04 WIB Hukum Share :

Bea Cukai Juanda gagalkan penyelundupan 1 Kg sabu

Surabaya–Penyelundupan sabu-sabu melalui Bandara International Juanda kembali digagalkan. Sabu seberat 1 Kg itu dibawa seorang wanita berkebangsaan Vietnam dengan cara dimasukkan di dalam sandal.

Wanita yang diamankan Customer Narcotics Team (CNT) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) type madya Pabean Juanda dan Kanwil DJBC Jatim I bernama Tran Thi Thanh Tra ,29, itu datang ke Surabaya dengan menggunakan pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ-7614 tujuan Kuala Lumpur-Surabaya.

Kakanwil Bea Cukai Jatim I, Muhammad Chariri, saat mengadakan jumpa pers mengatakan, bahwa modus yang digunakan pelaku kali ini dengan cara memasukan sabu-sabu ke di dalam sol sandal milik tersangka.

“Thanh Tra pembawa sabu kita tangkap setelah turun dari pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 7614 dari Kuala Lumpur tujuan  Surabaya,” kata Muhammad Chariri, kepada wartawan di Kantor Pengawasan dan Pengamanan Bea Cukai Tipe A1 Juanda, Kamis (9/12).

Petugas yang curiga dengan gerak-gerik tersangka langsung mengamankan dan memeriksa barang bawaan serta melakukan body check. Dari pemeriksaan ditemukan barang bukti sabu yang disimpan di bagian bawah sol dua buah sandal gunung. “Masing-masing barang bukti yang disimpan diantara sol sekitar 250 gram,” imbuhnya.

Chariri menambahkan, pelaku penyelundupan dibekuk pada 29 November 2010 pukul 19.00 WIB, dan langsung diserahkan ke Ditreskoba Polda Jatim usai dilakukan interogasi.

“Sengaja baru kita rilis agar bisa dilakukan pengembangan oleh Kepolisian sehingga bisa terungkap hingga keakarnya atau jaringannya,” pungkasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…