Rabu, 8 Desember 2010 22:27 WIB Sport Share :

Persis dihantui kecapekan

Solo (Espos)--Persis Solo yang bermain tandang ke kandang Persemalra, Tual, Maluku Tenggara (bukan Maluku Utara seperti tertulis kemarin-red), dihantui kecapekan seluruh pemain. Pasalnya tim yang berangkat dari mes Persis kawasan Sriwedari Selasa (7/12) pukul 16.00 WIB baru sampai di penginapan di Tual, Rabu (8/12) sekitar pukul 09.00 WIT atau sekitar 15 jam.

“Kami capai sekali, karena setelah menempuh perjalanan sekian jauh tanpa tidur, sore hari tadi sudah harus mencoba lapangan. Mudah-mudahan saja tetap bisa bermain fight dalam pertandingan nanti. Karena itu kami mohon doa restu masyarat Solo dan sekitarnya pencinta Persis agar mampu mencuri poin,” ujar Pelatih Persis, Inyong Lolombulan ketika dihubungi Ponselnya.

Menyinggung strategi yang diterapkan guna, menghadapi laga lanjutan Divisi Utama di Stadion Maren, Tual, Maluku Tenggara Kamis (9/12), dia akan memasang striker kembar yang telah dibekalinya. Inyong menyatakan pada bentrok sore ini waktu setempat akan memasang Zainul Hidayat dan Robi Fajar guna mendobrak jantung pertahanan Persemalra.

“Saya memang sama sekali belum tahu materi pemain Persemalra, bahkan saya juga belum tahu di mana Tual itu berada. Tetapi nanti saya akan tetap memasang dua striker,” katanya.

Menurut dia pada pertandingan nanti dua striker ini akan ditopang satu gelandang serang di belakangnya yaitu Budiono yang dinilai bisa memberi kontribusi kepada mereka. Karena itu pada pertandingan nanti dia akan menggunakan pola main 4-4-2, dengan mendorong satu Budiono agak ke depan.

Konkretnya, kata pelatih yang pernah merumput di Arseto Solo ini, formasi skuatnya menyerupai formasi 4-3-1-2. Formasi ini dinilai paling efektif jika melihat materi pemain yang sekarang ini ada.

Dia mengungkapkan pada pertempuran ini dua pilarnya yang absen yaitu kapten tim Haryadi karena akumulasi dua kartu kuning dan Joko Rusmanto karena cedera. Sebagai ganti Haryadi yang absen tersebut Inyong memercayakan Imam Rochmawan untuk memimpin teman-temannya di lapangan.

Menyinggung peluang main di kandang lawan sore ini, dia mengakui cukup berat. Terutama faktor nonteknis yang dianggap paling sulit diantisipasi. Sebab jika hal itu terjadi bisa merusak permainan anak-anak asuhnya.

Sementara itu Asisten Manajer Persis, Totok Supriyanto berharap pada pertandingan nanti skuatnya bermain maksimal. “Bermainlah maksimal, syukur-syukur bisa mencuri poin atau menang. Kaarena kalian ini semua membawa nama baik Kota Solo,” pesannya kepada tim.

Sedangkan Penasihat Teknis Persis, Hong Widodo dalam pesan singkatbya membangkitkan motivasi skuatnya. “Bermainlah yang enjoy tetapi bersemangat ‘Merapi’. Merah berapi-api dan berani,” katanya dingkat.


ian

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…