Rabu, 8 Desember 2010 02:50 WIB Sport Share :

Jumat, Solo FC tetapkan pemain

Solo (Espos)–Solo FC yang akan dipersiapkan mengikuti kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) pada Jumat (10/12) berencana menetapkan pemain. Guna memastikan pemain yang akakn direkrut, dalam waktu dekat ini Asisten Pelatih Solo FC, Hong Widodo dan Supervisi Solo FC, Zoran Kardzic akan mendiskusikan pemain hasil pantauan mereka.

“Tim pemantau pemain lokal kan sudah ada nanti tinggal mendiskusikan dengan pengamatan Zoran. Karena pelatih Branko Babic sudah memasrahkan pengamatan itu kepada Zoran,” terang CEO Solo FC, Kesit B Handoyo ketika ditemui di Solo, Selasa (7/12).

Menurut dia hasil sinkronisasi kedua orang tersebut rencananya diumumkan pada Jumat yang akan datang. Dengan demikian dari sekitar 29 pemain yang sekarang ini dipulangkan ke daerah masing-masing, nanti hanya pemain yang dipanggil saja yang masuk tim Solo FC.
Dia menambahkan untuk tahap pertama jumlah pemain yang akan dipanggil berkisar 20 sampai 22 pemain. Karena nanti pihaknya kemungkinan masih akan menambah lima pemain asing lagi.

Yang sudah pasti, papar dia, satu pemain asing yang akan dikontrak adalah kiper asal Australia yang beberapa waktu lalu telah datang di Solo. Diperkirakan pada pertengahan Desember ini kiper tersebut sudah merampungkan kompetisi di negaranya.

Ditanya soal empat pemain asing yang mengikuti seleksi Solo FC di Solo lalu, Kesit mengaku tak bisa memastikannya. Karena hal itu merupakan kewenangan pelatih. Namun yang jelas pihaknya tetap masih akan mencari striker. Sebab dari empat pemasing asing yang melamar tak ada yang berposisi striker.

Di bagian lain Kesit mengaku bangga terhadap pelaksanaan putaran Pramusim di Stadion Manahan, Solo lalu. Dia berjanji adanya berbagai kekurangan pada pelaksanaan lalu akan segera dibenahi. Karena hal itu menjadi dasar untuk persiapan sebagai tuan rumah pembukaan kompetisi LPI, 8 Januari 2011.

Sementara itu General Manajer Operasional Solo FC, Abraham “Bram” EWT menyatakan Solo FC tetap berkomitmen menyerahkan sebagian pendapatan hasil tiket dari laga pramusim yang digelar di Solo untuk disalurkan di daerah yang terkena bencana. “Kami sudah menghitung pendapatan bersih dari penjualan tiket yakni sekitar Rp 39 juta. Sebanyak 10% dari hasil pendapatan ini akan kami serahkan melalui PMI Solo,” katanya.

Dia berharap bantuan yang tak seberapa nilainya itu bisa berguna bagi mereka yang membutuhkannya. Karena akhir-akhir ini di beberapa daerah di Indonesia tertimpa berbagai musibah bencana alam.

ian

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…