Rabu, 8 Desember 2010 19:27 WIB Solo Share :

Delapan peserta ikuti lomba desain celana kuda

Solo (Espos)--Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Solo mulai menilai hasil karya peserta lomba desain celana kuda yang diselenggarakan BLH setempat. Dalam lomba itu panitia telah menerima desain dari delapan peserta yang mendaftarkan diri.

Salah satu juri lomba desain celana kuda, Budiyono mengatakan ada beberapa kriteria dalam penilaian lomba desain celana kuda tersebut, antara lain selain memiliki estetika menarik dan karakter yang mewakili budaya Solo, celana kuda harus dibuat agar kotoran kuda harus masuk seluruhnya ke dalam celana.

Namun di sisi lain, penggunaan celana kuda haruslah nyaman, tidak membuat luka kuda. Dari sisi estetika dan karakter yang dapat mewakili budaya Solo, menurut Budiyono, diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata di Kota Bengawan.

“Selain menarik, celana kuda tersebut harus didesain agar dapat menampung semua kotoran kuda sehingga tidak berceceran di mana-mana, namun tetap dapat membuat kuda nyaman serta tidak terganggu saat memakainya,” ujar Budiyono ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Rabu (8/12).

Budiyono menyebutkan dari delapan peserta yang sudah menyerahkan desainnya, akan dipilih tiga orang untuk maju ke babak berikutnya. Ketiga desain celana kuda yang dipilih oleh juri akan dipraktikkan menggunakan bendi maupun dokar untuk memastikan apakah kotoran kuda nantinya tertampung ke dalam celana yang sudah didesain sedemikian rupa. Bagi pemenang akan mendapatkan uang sebesar Rp 10 juta.


sry

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…