Rabu, 8 Desember 2010 22:10 WIB Klaten Share :

Belasan orang diduga keracunan

Klaten (Espos)–Belasan orang mengalami gejala perut mual, mulas dan diare setelah menghadiri undangan hajatan di Gedung Arofah, Kecamatan Pedan, Klaten, Senin (6/12) malam. Dugaan sementara, mereka mengalami keracunan akibat mengonsumsi makanan yang dihidangkan dalam perhelatan tersebut.

Keterangan yang dikumpulkan Espos, Rabu (8/12), warga yang pulang ke rumah seusai menghadiri hajatan resepsi pernikahan di gedung Arofah merasa perut mereka mual dan diare. Warga yang mayoritas berasal dari Desa Keden dan Kedungan, Pedan itu memeriksakan diri ke RS IPHI, puskesmas dan RS Mitra Pedan. Dua orang di antaranya menjalani rawat inap di rumah sakit sedangkan sisanya hanya rawat jalan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, dr Ronny Roekmito, saat dimintai konfirmasi mengatakan berdasarkan laporan dari puskesmas setempat, ada 15 orang yang mengalami gejala mual dan diare. Menurut dia, pasien sudah mendapat perawatan sebagaimana mestinya dan dua orang yang semula menjalani rawat inap di rumah sakit sudah diperbolehkan pulang.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan penyebab munculnya gejala keracunan itu. “Kami sudah mengambil sampel makanan yang dihidangkan dalam hajatan itu dan mengirimkannya ke laboratorium. Tapi hasilnya masih menunggu beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Ditambahkan olehnya, hasil uji lab akan dijadikan acuan untuk memastikan penyebab keracunan. Ronny mengungkapkan pemantauan terhadap pasien yang menjalani rawat jalan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan mereka. Menurutnya, jika ditilik dari gejala mual, mulas dan muntah mengindikasikan keracunan.

Namun untuk mengetahui penyebabnya, pihaknya mengambil sampel makanan dari pihak katering dan menelitinya di laboratorium. Sementara, salah seorang warga, Priyono kepada wartawan mengatakan acara hajatan dihadiri ratusan orang. Menurutnya setelah menghadiri kondangan, rasa mual dan mulas itu tiba-tiba datang. Namun setelah diperiksakan ke RS, kondisinya membaik dan gejala yang dirasakannya segera pulih. “Undangan yang lain mungkin tidak merasakan. Mungkin kondisi badan saya sedang lemah,” jelasnya.


rei

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…