Rabu, 8 Desember 2010 11:38 WIB News Share :

Amankan jalur busway, anggota Satpol PP dipukul oknum TNI

Jakarta–Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menyayangkan kejadian pemukulan oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada anggota Satpol PP saat mengamankan jalur busway. Pangdam Jaya pun diminta menindak tegas oknum tersebut.

“Saya minta Pangdam memberi sanksi keras, pecat oknum tersebut,” ujar Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan, Rabu (8/12).

Menurut Tigor, oknum TNI telah melanggar ketentuan disiplin berlalu lintas. Tindakan oknum berpangkat Mayor tersebut perlu mendapat tindakan tegas untuk memberi efek jera.

“Selama ini banyak anggota TNI yang masuk busway yang disterilisasi, makanya harus dipecat untuk memberi efek jera para pelanggar hukum. Dia itu kan mayor seharusnya memberi contoh yang baik,” terangnya.

Selain meminta agar oknum TNI berinisial Ma tersebut dipecat, DTKJ juga meminta agar kasus pemukulan tersebut diproses secara hukum militer. Tindakan tersebut dinilai bukan sekadar melanggar disiplin TNI, tapi sudah masuk ranah pidana.

“Harus diproses secara hukum, yakni Mahkamah Militer, karena pemukulan itu masuk ranah tindak pidana,” usulnya.

Aksi pemukulan tersebut bermula ketika petugas Satpol PP Jatinegara tengah menggelar operasi penertiban jalur busway, di sekitar terminal Kampung Melayu, Senin (6/12). Oknum anggota TNI tersebut diminta untuk tidak masuk jalur khusus bus transJ itu, namun oknum TNI berpangkat Mayor tersebut tidak mengindahkan larangan tersebut.

Setelah menerobos jalur busway sejauh 200 meter, Ma memanggil anggota Satpol PP bernama Bronson, 24. Dengan mengenakan baju dinasnya, oknum tersebut melakukan pemukulan kepada Bronson.

“Sekarang oknum TNI itu sedang diproses di Denpom Cijantung,” ujar Kasatpol PP Jakarta Timur, Tiangsa Surbakti.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…