Rabu, 8 Desember 2010 17:19 WIB Boyolali Share :

354 Ruang untuk ujian CPNS di Boyolali

Boyolali (Espos)–Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali menyiapkan 354 ruang yang tersebar 20 sekolah untuk pelaksanaan tes CPNS, Minggu (12/12). Sementara soal tes dan lembar jawaban komputer (LJK) baru akan diambil dari provinsi, sehari sebelumnya.

Sekretaris BKD, Sutardi SH, mengungkapkan setiap ruang akan berisi maksimal 20 peserta. Pengawas tes akan diambilkan dari guru yang sekolahnya ketempatan sebagai lokasi tes.

“Soal akan kami ambil Sabtu siang, dengan meminta bantuan kepolisian dan Satpol PP untuk menjaga keamanan. Setelah itu soal akan kami simpan di kantor BKD,” ungkap dia saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Rabu (8/12).

Sutardi mengatakan peserta sudah bisa mengetahui lokasi tes lantaran sudah terpampang dalam kartu tes yang sudah didistribusikan ke masing-masing peserta beberapa waktu lalu. Peserta bisa melakukan pengecekan ruang tes pada Sabtu (11/12) sore.

Lebih jauh Sutardi menjamin tak ada kebocoran soal. Karena saat pengambilan soal, BKD didamping aparat kepolisian, Satpol PP dan pengawas dari Pemprov Jateng. Di tambah lagi, soal akan disimpan di dalam brankas yang memiliki dua gembok. Satu kunci gembok dipegang petugas dari Pemkab, lainnya dipegang oleh pengawas dari Pemprov.

“Soal baru kita ambil dari brankas pukul 06.00 WIB kemudian didistribusikan ke sekolah-sekolah,” sambungnya.

Terpisah, anggota Fraksi PKS DPRD Boyolali, M Basuni, sebelumnya telah meminta Pemkab untuk transparan dalam penyelenggaraan perekrutan CPNS. Termasuk dalam hal pengumuman hasil tes. “Hasil tes harus dicantumkan pula peringkatnya, sehingga tak ada yang ditutupi,” cetusnya.

Seperti diketahui, jumlah lowongan CPNS yang tersedia dalam perekrutan tahun ini 189 kursi. Sementara jumlah pendaftar yang memenuhi syarat 7.048 orang dari total 8.548 orang.

kha

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…