Selasa, 7 Desember 2010 05:10 WIB Sport Share :

Laos 'jagokan' Indonesia

Palembang–Kemenangan yang diraih Laos atas Malaysia tak berarti apa-apa bila Indonesia kalah dari Thailand.

Itu sebabnya pelatih timnas Laos David Booth “menjagokan” Indonesia bisa menang atas Thailand, Selasa (7/12) malam nanti.

Laos saat ini ada di peringkat terbawah grup A. Meski begitu Kanlaya Sysomvang dkk masih punya peluang lolos.

Syaratnya Laos harus bisa mengatasi Malaysia dalam laga terakhir grup yang digelar di Stadion Jakabaring malam nanti, sementara di waktu bersamaan Indonesia bisa mengalahkan Thailand.

“Kami harapkan Timnas Indonesia menang saat melawan Thailand dan kami juga meraih hasil bagus saat menghadapi Malaysia. Sebab peluang tetap terbuka bagi tiga tim,” kata pelatih Laos David Booth kepada pers di Hotel Aryaduta Palembang, Senin (6/12).

Dia menjelaskan persiapan Laos di pertandingan terakhir grup A ini sangat matang, semua anak asuhnya dalam motivasi tinggi mengingat peluang sangat terbuka, meski harus bergantung kepada hasil pertandingan lain.

Sementara pelatih Timnas Malaysia Rajagopal, kepada pers, mengakui, melawan Laos merupakan pertandingan terberat bagi Malaysia. Dia berharap bisa mendapatkan keberuntungan di stadion markas Sriwijaya FC itu.

“Kita sudah biasa bermain di Jakabaring dan mudah-mudahan kita mendapatkan berkah dan rezeki di Jakabaring. Kami berharap mendapatkan tiga poin dan lolos ke babak semifinal,” kata Rajagopal.

Namun kondisi timnas Malaysia saat ini tidak begitu baik. Ada tiga pemain yang cedera yakni Asharudin, Safiq Saali, dan Amirul Hardi.

dtc/nad

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…