Selasa, 7 Desember 2010 20:55 WIB News Share :

Gubernur
Jalan tol Ungaran-Bawen segera dilelang

Semarang (Espos)–Meski pembangunan jalan tol Semarang-Solo seksi I, Semarang-Ungaran belum rampung 100%, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng segera melakukan pekerjaan jalan tol seksi II Ungaran-Bawen.

Gubernur Jateng Bibit Waluyo menyatakan proyek pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen sepanjang 11,9 km segera dilakukan lelang untuk dikerjakan.

“Pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen akan segera dilelang, karena persyaratan pembebasan lahan 70% sudah terpenuhi. Sekarang tanah yang dibebaskan telah mencapai 80%,” katanya kepada wartawan di Semarang, Senin (6/12).

Pelaksanaan lelang sambung Gubernur, tidak dilaksanakan Pemprov Jateng, tapi dilakukan pemerintah pusat. Pemprov Jateng  hanya membantu pembebasan lahan keperluan jalan tol.

Mengenai waktu pelaksanaan lelang, Bibit belum bisa memastikan karena semua tergantung pemerintah pusat. “Lebih cepat dilakukan lelang, lebih baik agar bias dilakukan pekerjaan,” tandasnya.

Gubernur menambahkan untuk mempercepat proses pembangunan tol Semarang-Solo, telah meminta persetujuan dari pemerintah pusat agar pembangunannya dilakukan dari dua arah yakni Solo-Boyolali dan Bawen -Solo.

“Pemerintah pusat sudah menyetujui pembangunan dua arah ini (Solo-Boyolali dan Bawen-Solo). Tinggal direalisasikan saja,” ujarnya.

Menanggapi belum rampungnya pekerjaan pembangunan jalam tol seksi I Semarang-Ungaran, Gubernur mengungkapkan karena adanya kendala sulitnya medan karena harus mengepras bukit Cemoro Sewu setinggi 50 meter dan kondisi alam sering turun hujan.

Namun Bibit menegaskan, akan mempercepat penyelesaian pekerjaan tersebut. Untuk itu telah mendatangkan beberapa alat berat dari Kalimantan Timur guna mengepras bukit Cemoro Sewu.

“Saya tak menentukan kapan tol Semarang-Ungaran rampung, tapi akan berupaya keras agar segera selesai. Saya tidak mau dipaido (disalahkan-red) kalau memasang target waktu,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo menjelaskan pembangunan jal tol Ungaran-Bawen membutuhkan lahan seluas 133,5 ha.

“Ditargetkan pekerjaan konstruksi jalan tol Ungaran-Bawen dimulai paling lambat akhir tahun 2010,” ujar dia.

oto

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…