Selasa, 7 Desember 2010 23:24 WIB Sport Share :

BKC Solo tempati 15 besar di Kejurnas 2010

Solo (Espos)--Tim karateka Kota Solo hanya mampu menduduki peringkat 15 besar saat tampil dalam Kejurnas Bandung Karate Club (BKC) 2010 di GOR Satria, Purwokerto, Jumat-Senin (3-6/12) lalu. Diperkuat sebanyak 20 karateka, tim BKC Solo hanya mampu membawa pulang dua medali emas, dua perak dan lima perunggu.

Seluruh medali emas tim BKC Solo sukses disumbangkan dua karateka putrinya, yakni Oktanti dari  kelas kumite -48 kg junior dan Sety yang tampil di kumite 53 kg. Sementara perak, diraih Aldrin Al Fasha yang turun di nomor kumite 60 kg putra dan Rizal Eka di kata prapemula (usia 8-10 th).

Selain menyumbang perak, Rizal Eka juga mampu meraih dua perunggu. Masing-masing disumbangkan dari kata gerak dan kumite -30 kg.
Sedangjan tiga perunggu tim BKC Solo diperoleh dari Ari Wahyu (kumite 40 kg pra pemula putra), Ami (kadet kumite -50 kg putra)  serta Dwi Adrianto (junior kumite -55 kg putra).

Dalam ajang tersebut, tampil sebagai juara umum di kategori Pengda, yakni kontingen BKC Jateng mendominasi perolehan medali dengan 23 emas, 19 perak dan 18 perunggu.

Sementar di klasifikasi instansi, tim Pussen Pusdik Armed, tampil sebagai jawara setelah menggondol tujuh emas, enam perak dan 16 perunggu. Sedangkan di kelas Pengcab, tim BKC  Bandung masih mendominasi perolehan setelah membawa pulang enam emas, tiga perak dan sembilan perunggu.

Menilik hasil tersebut, Pelatih BKC Solo, Sandhi Kristiawan, mengaku, sebenarnya timnya mampu memperoleh hasil lebih baik. Namun, berhubung atlet yang diturunkan semua masih tergolong junior dan baru bergabung di BKC, ia tidak terlalu kecewa dengan raihan tersebut.

“Sebenarnya saya belum cukup puas. Namun, apa yang telah kami capai harus disyukuri. Pada ajang ini memang rata-rata yang tampil adalah para junior. Kedepannya kami berharap mampu memperoleh hasil yang lebih baik,” ujar Sandhi kepada Espos, Selasa (7/12).

Lebih lanjut, Sandhi, menambahkan para karateka yang menyumbang medali di ajang ini akan terus dibina. Sebisa mungkin, ia berharap para karateka tersebut akan turut memperkuat tim Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) saat berlaga di Kejurda Piala Pangdam IV Diponegoro V 2010 di GOR Simpang Lima, Grobogan, 17-19 Desember mendatang.

m89

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…