Selasa, 7 Desember 2010 10:34 WIB Solo Share :

Banjir landa tiga lokasi di Jebres

Solo (Espos)--Hujan deras yang mengguyur sebagian Kota Solo pada Senin (6/12)  mengakibatkan banjir di tiga lokasi di wilayah Kecamatan Jebres pada Senin malam.

Ketiga titik itu adalah di Kampung Putat dan Kampung Sidoresmi, Kelurahan Sewu dan Kelurahan Gandekan tepatnya di Taman Cerdas Gandekan.

Pantauan Espos pada Selasa (7/12) sekitar pukul 10.00 WIB, air sudah mulai susut tapi genangan masih terjadi di berbagai titik.

Di Kampung Putat, air naik pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB dengan ketinggian 1-2 meter dan baru susut waktu Salat Subuh, Selasa pagi tadi.

Sirene atau alat peringatan berbunyi pada pukul 20.00 WIB dan warga berduyun-duyun mengungsi untuk menyelamatkan diri dan membawa barang-barang berharga.

Sampai Selasa pagi, sebagian warga yang didominasi oleh ibu-ibu dan anak-anak masih mengungsi di dua tenda pengungsian di bantaran Kampung Putat.

Salah satu pengungsi, Ny Midud, 50 mengaku masih menunggu situasi dan memilih tinggal di tenda pengungsian.

“Air Bengawan masih tinggi dan khawatir kondisi lingkungan yang kotor akibat banjir,” kata dia.

Banjir di Kampung Putat akibat luapan dari Bengawan Solo. Adapun banjir di Kampung Sidoresmi merupakan luapan dari saluran air kampung yang terhubung ke Kali Pepe. Sedangkan di Gandekan, banjir terjadi karena luapan air dari Kali Buntung.

kur

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…