Senin, 6 Desember 2010 22:22 WIB Sukoharjo Share :

Tanggul Sungai Sibolo jebol, Desa Tawang kebanjiran

Sukoharjo (Espos)–Tanggul Sungai Sibolo di Desa Tawang, Kecamatan Weru, Sukoharjo jebol sepanjang enam meter akibat hujan deras yang terjadi Senin (6/12) petang.

Informasi yang diperoleh Espos dari Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Sukoharjo menyatakan jebolanya tanggul di daerah aliran irigasi Dam Colo Barat tersebut menyebabkan air sungai langsung melimpah membanjiri area permukiman dan areal persawahan setempat. Selain itu, genangan air juga meluap ke Balaidesa Tawang, Kantor Koramil, serta Puskesmas Weru.

“Bidang tanah di Puskesmas Weru, Kantor Koramil, serta Balaidesa Tawang lebih rendah dari jalan sehingg air turun menggenangi ketiga kantor tersebut. Sedangkan luasan sawah yang terserang banjir belum bisa kami laporkan,” jelas Kasubid Penyelematan dan Rehabilitasi Badan Kesabngpolinmas Sukoharjo, Manasta Wisnutomo.

Atas kejadian itu, Badan Kesbangpolinmas langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian. Selain itu, sejumlah anggota dari Tim SAR Sukoharjo ikut dikerahkan ke lapangan. Mereka pun juga memantau daerah-daerah rawan banjir lainnya.

Sementara itu, Kadus I Desa Kadokan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Sriyanto menyatakan banjir kembali terjadi di Dukuh Karangale RT4/RW III Desa Kadokan akibat luapan saluran air yang tersumbat dari longsoran Tanggul Sungai Samin yang jambrol sepanjang 30 meter.

“Saya dapat laporan dari warga setempat kalau airnya sudang sampai lutut orang dewasa,” jelas Sriyanto.

hkt

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…