Senin, 6 Desember 2010 15:09 WIB Sport Share :

Chelsea ingin bangkit di White Hart Lane

London–Gagal menang lawan Everton membuat puasa kemenangan Chelsea bertambah panjang. Carlo Ancelotti pun menilai laga selanjutnya di kandang Tottenham Hotspur sebagai momen terbaik untuk mengakhirinya.

Untuk kali keempat secara beruntun Chelesea gagal meraih poin maksimal di Premier League. Di Stamford Bridge, Sabtu (4/12) malam WIB, The Blues cuma bisa bermain imbang 1-1 kontra Everton.

Didier Drogba cs pun gagal merebut puncak klasemen, meski Manchester United batal main lawan Blackpool. Mereka malah terdampar di posisi ketiga dengan raihan 30 poin. Sementara posisi puncak dikuasai Arsenal, yang mengoleksi dua poin lebih banyak.

Ancelotti ingin timnya segera bangkit agar tak makin tertinggal dalam perburuan gelar. Ia tak mau timnya saling menyalahkan satu sama lain atas kondisi saat ini.

“Kami harus bekerja dan bekerja lebih keras daripada yang kami lakukan saat ini. Anda dapat bergerak dari keadaan ini dengan tetap menjaga kekompakan,” ujar manajer asal Italia ini kepada Sky Sports seperti dilansir detik.com, Senin (6/12).

“Anda tak perlu mencari siapa yang salah, tapi pahamilah apa yang kurang saat ini dan berharap,” sambungnya.

Ancelotti menilai timnya punya peluang untuk mengakhiri puasa kemenangan dalam laga melawan Tottenham Hotspur di White Hart Lane akhir pekan ini. Namun untuk menundukkan Spurs di kandangnya, ia mengakui memang butuh kerja keras.

“Kami punya peluang bagus di laga selanjutnya melawan Tottenham. Laga itu adalah kesempatan terbaik untuk menunjukkan karakter kami,” terang eks pelatih Juventus dan AC Milan ini.

“Kami harus tetap fokus, dengan konsentrasi yang lebih baik, dan bekerja keras. Tiap pertandingan merupakan tantangan dan tiap periode adalah sebuah tantangan. Sekarang tidak ada alasan untuk tersenyum. Kami harus serius, dan jika ingin cepat berubah, saya pikir kami harus bekerja keras,” pungkasnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…