Minggu, 5 Desember 2010 15:37 WIB Internasional Share :

Muhaimin jenguk Sumiati

Madinah--Sumiati terus mendapatkan banyak simpati. Minggu (5/12), tenaga kerja wanita yang luka parah karena dianiaya secara kejam oleh majikannya di Arab Saudi itu dijenguk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar.

Muhaimin tiba di RS King Fahad, Madinah sekitar pukul 08.30 waktu Arab Saudi. Ia didampingi oleh Konjen RI di Jeddah Zakaria Anshar.

Sumiati, Minggu siang akan menjalani operasi paru-paru akibat adanya darah beku yang mengganggu pernafasannya. Sebelumnya ia telah menjalani operasi kepala. “Hari ini dia masuk ruang operasi,” kata Muhaimin.

Sumiati menderita luka parah di kepala, wajah, mulut, hidung, punggung dan tangan akibat kekerasan yang dilakukan sang majikan, janda Khalid Saleh Alkhamimi. Kulit kepala Sumiati rusak, bibir robek dan berlubang seperti digunting akibat ditusuk besi oleh majikan perempuan tersebut.

Kondisi kesehatan Sumiati, diungkapkan Muhaimin saat ini sudah 90 persen mulai pulih. Dalam pertemuan dengan menteri yang juga ketua umum PKB itu, Sumiati sudah bisa bercanda.

Perempuan yang ke Arab Saudi untuk mengumpulkan uang untuk biaya kuliah itu juga sudah bisa menyantap nasi. “Dia cerita makan nasi enak,” imbuh Muhaimin.

Muhaimin berpesan kepada perawat yang mendampingi Sumiati agar terus membantu pemulihan wanita asal Dompu, Lombok, Nusa Tenggara Barat itu. Di RS King Fahad ada sekitar 60 peraswat asal Indonesia yang siap membantu Sumiati.

“Mereka saya titipi untuk merawat Sumiati, semoga semua berjalan baik,” ujar Muhaimin.

Muhaimin juga mengungkapkan ayah Sumiati, Salam Mustafa, saat ini ada di Jakarta dan bersiap terbang ke Arab Saudi untuk mendampingi anaknya menggantikan paman Sumiati yang sudah pulang ke tanah air. Pemberangkatan ayah Sumiati masih menunggu visa.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…