Sabtu, 4 Desember 2010 16:05 WIB Haji Share :

Waspadai H1N1, PPIH lakukan upaya pencegahan

Mekah--Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melakukan sejumlah upaya pencegahan menyusul meninggalnya dua jemaah Indonesia akibat terjangkit flu babi (H1N1).

Salah satunya adalah memeriksa suhu badan jemaah saat akan meninggalkan Mekah dan saat akan pulang ke Tanah Air.

Pengukuran suhu merupakan instruksi Waka IIII Pelayanan Kesehatan PPIH Arab Saudi dr Chairul Radjab Nasution kepada Wakadaker kesehatan Jeddah, Mekah dan Madinah tertanggal 3 Desember 2010.

Surat yang berisi intruksi tersebut diperoleh wartawan yang tergabung dalam Media Center haji (MCH), Sabtu (4/12).

Selain sebelum kepulangan, jemaah yang termasuk dalam populasi berisiko atau yang memiliki kontak erat dengan jemaah yang terjangkit H1N1 juga akan diperiksa suhunya secara berkala.

Tim Kesehatan juga diinstruksikan agar melakukan pengawasan terhadap jemaah kelompok risiko tinggi yakni jemaah dengan penyakit yang dapat memperberat keadaan seperti asma, diabetes militus, penyakit kardiovaskuler, hipertensi, obesitas, malnutrisi, gangguan metabolik, gangguan ginjal atau penyakit yang mempengaruhi sistem imunitas maupun usia di atas 65 tahun.

Kemudian mewaspadai bila ditemukan kasus ILI (influenza like illness) pada penderita penyakit kronis. Juga melakukan promosi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkesinambungan antara lain penggunaan masker, membiasakan cuci tangan dengan sabun sebelum makan atau setelah bersalaman atau bersentuhan dengan orang sakit.

Dua jemaah Indonesia, ST dari embarkasi Surabaya dan SHO dari embarkasi Solo meninggal karena H1N1. ST meninggal pada 23 November lalu. Sementara SHO meninggal di RS King Fahad, Jumat (3/12) kemarin.

Adapun seorang jemaah lainnya yang juga terkena virus H1N1 masih dirawat intensif di RS Al Wadi Mina.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…