Sabtu, 4 Desember 2010 15:21 WIB Boyolali Share :

Wanita paruh baya tewas tersambar petir

Boyolali (Espos)--Nasib tragis dialami Hj Suparmi, 63, warga Dukuh Manggon RT 03/RW IV Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Boyolali.

Wanita paruh baya yang bekerja sebagai petani ini tewas mengenaskan setelah tubuhnya tersambar petir, Jumat (3/12) siang saat sedang menanam padi di tengah sawah.

Menurut informasi yan berhasil dihimpun Espos dari laporan petugas Kecamatan Nogosari, Harmin kepada Pemkab Boyolali, Sabtu (4/12), sekitar pukul 04.30 WIB korban bersama enam rekannya melakukan kegiatan rutin, pergi ke sawah untuk menanam padi. Sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba langit mendung lalu turun huja deras disertai petir.

Saat korban masih berada di tengah sawah muncul dua kilatan petir yang salah satunya menyambar tubuh korban. Tingginya tegangan listrik dari petir tersebut membuat korban tewasn seketika dengan bekas luka bakar serius di kepala bagian belakang dan badannya.

Dua rekan korban, Wartini dan Sunarti, yang terkejut dengan peristiwa tersebut langsung melaporkan ke warga setempat.

Petugas kecamatan dan Polsek setempat langsung terjun ke lokasi untuk memeriksa kondisi korban. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas setempat korban dinyatakan meninggal akibat tersengat listrik dari kilat yang menyambar. Tidak ditemukan bekas luka penganiayaan di tubuh korban.

Selanjutnya, jenazah korban dipulangkan untuk dimakamkan.

kha

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…