Sabtu, 4 Desember 2010 14:56 WIB Hukum Share :

Buronan Napi Lapas Abepura tertembak mati

Jakarta--Seorang Napi Lapas Abepura, Papua, tertembak saat berupaya kabur dari penjara, Jumat (3/12). Napi tersebut diketahui tertembak aparat TNI-Polri yang tengah melakukan sweeping di daerah perbukitan Abepura.

“Betul, salah seorang Napi tertembak kemarin. Namanya Miron Wetipo,” kata Kepala Lapas IIA Abepura Liberti Sitinjak, Sabtu (4/12).

Liberti mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika pukul 12.30 WITA pihaknya mendengar kabar ada lima Napi yang melarikan diri dari penjara. Sebanyak 30 petugas Lapas diterjunkan mengejar lima Napi tersebut.

“Saat di lokasi perkuburan yang berjarak 1 kilometer kami mendapati satu Napi saat bersembunyi,” kata Liberti.

Kemudian dia memerintahkan anggotanya untuk bertahan di lokasi perkuburan karena diduga kawanan tersebut masih bersembunyi di situ.

“Saat bersiaga di perkuburan, kami mendengar ada Napi kami yang tewas,” tutur Liberti.

Diketahui napi tersebut memasuki wilayah tempat penggerebekan TNI-Polri. “Sempat ngobrol dengan tentara di sana kalau penggerebekan merupakan ekses dari peristiwa pekan sebelumnya di sana,” kata Liberti.

“Dugaan saya napi itu sudah masuk line TNI-Polri,” imbuhnya.

Setelah berkoordinasi dengan pihak TNI-Polri, jasad Napi yang tewas itu telah diterbangkan ke Wamena.

“Sudah tadi pagi diterbangkannya,” kata Liberti.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…