Jumat, 3 Desember 2010 05:27 WIB Sport Share :

Rusia Piala Dunia 2018 dan Qatar 2022

Zurich–Rusia memenangi hak penyelenggaraan Piala Dunia 2018 dan Qatar akan menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022, yang untuk pertamakalinya bagi kedua negara tersebut, kata presiden FIFA Sepp Blatter, Kamis (2/12).

Komite Eksekutif FIFA melakukan pemungutan suara untuk menentukan dua pemenang tersebut setelah upaya-upaya lobi yang sengit dengan sejumlah pemimpin politik dan tokoh olahraga hadir bersama di Zurich dalam upaya pencalonan tersebut.

Rusia memenangi hak tuan rumah putaran final Piala Dunia 2018, mengalahkan tantangan dari tiga calon Eropa lainnya, yaitu Inggris, tuan rumah bersama Belanda/Belgia dan Spanyol/Portugal.

Sementara itu Qatar mendapat hak penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dengan mengalahkan pesaing mereka Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

“Kita ke negeri baru. Belum pernah Piala Dunia di Rusia dan Eropa Timur, dan Timur Tengah dan dunia Arab sudah menantikan sejak lama, jadi saya seorang presiden yang bahagia saat kami berbicara mengenai pengembangan sepak bola,” kata Bletter.

Wakil perdana menteri Rusia Igor Shuvalov mengatakan, “Anda semua mempercayakan pada kami Piala Dunia FIFA untuk 2018 dan saya bisa menjanjikan, kami semua dapat menjanjikan, Anda semua tidak akan pernah menyesalinya. Biarkan kami membuat sejarah bersama.”

Ketua tim pencalonan Qatar Sheikh Mohammed bin Hamad Al-Thani mengucapkan terimakasih kepada eksekutif FIFA yang telah memilih negara mereka.”Terima kasih mendukung kami dan memperluas permainan. Anda akan bangga pada kami dan Anda akan bangga pada Timur Tengah.”

Pemilihan tuan rumah tersebut dilakukan oleh 22 anggota komite eksekutif dan dilakukan secara rahasia. Ini untuk pertamakalinya FIFA melakukan pemungutan suara untuk dua Piala Dunia di waktu yang sama.TVOne.com

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…