Jumat, 3 Desember 2010 12:01 WIB News Share :

SBY
Saya sama Sultan kok diadu-adu

Jakarta--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan kalau hubungannya dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X baik-baik saja.

“Sultan sama saya tidak ada apa-apa kok diadu. Saya hormati Pak Sultan, Pak Sultan hormati saya,” kata Presiden dalam sela-sela pidato sambutan pemberian Penghargaan Ketahanan Pangan tingkat nasional di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/12).

“Tapi jadi berita terus sabar Pak Sultan,” kata SBY dengan suara menahan tersenyum-senyum.

Dalam pidatonya, SBY meminta kepada gubernur, bupati, wali kota, dan kepala desa ataupun kelompok tani yang telah memperoleh penghargaan untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya dalam tahun-tahun mendatang.

Pasalnya, kata dia, jumlah penduduk di Indonesia ataupun dunia bertambah dari waktu ke waktu. Sementara pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Caranya dengan terus berusaha meningkatkan pangan.

“Yang kita lakukan adalah secara nasional berupaya gigih meningkatkan pasokan pangan, meningkatkan distribusi efisien agar harga stabil dan kemandirian pada komoditas tertentu,” kata dia.

Menurut dia, walaupun isu tidak begitu menarik, ketahanan pangan ini harus ditingkatkan. “Begini- begini meski tidak seksi itu dicatat amalnya,” kata Presiden disambut tepuk tangan para undangan dan penerima penganugerahan.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…