Jumat, 3 Desember 2010 09:19 WIB News Share :

PAN
Satgas bikin kisruh penegakan hukum

Jakarta–Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) menilai eksistensi Satgas Pemberantasan Mafia Hukum sudah tak relevan lagi. Pasalnya, saat ini tiga lembaga penegak hukum telah memiliki pemimpin baru dan mengalami krisis seperti sebelumnya.

“Sekarang Kapolri, Jaksa Agung dan Ketua KPK sudah baru semua, bukan orang sembarangan semua, jadi buat apa ada Satgas lagi,” ujar Wakil Ketua FPAN Andi Anzhar Cakrawijaya, Jumat (3/12).

Anggota Komisi III DPR ini mengatakan, fungsi Satgas untuk melakukan pengawasan dan koordinasi berbenturan dengan tugas Menko Polhukam Djoko Suyanto.

“Sudah ada Menko Polhukam, tidak perlu ada Satgas lagi. Satgas malah bikin kisruh penegakan hukum, tidak efektif lagi,” ucap Andi.

Daripada sibuk menjadi Satgas, lebih baik para anggota kembali ke instansinya masing-masing fokus kepada tugasnya semula.

“Pak Kuntoro fokus ke UKP4, Denny fokus jadi staf khusus Presiden, Pak Darmono fokus jadi wakil jaksa agung. Begitu juga anggota Satgas yang lain,” ujar Andi.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…