Jumat, 3 Desember 2010 10:58 WIB News Share :

Malayisa usir 1.372 TKI bermasalah

Tanjungpinang–Pemerintah Malaysia mengusir sebanyak 1.372 TKI/WNI bermasalah selama November 2010 dari Pasir Gudang, Malaysia menuju Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

“Selain 1.372 TKI/WNI bermasalah juga terdapat sebanyak 49 orang anak-anak yang terdiri atas 29 laki-laki dan 19 orang perempuan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Surya Pranata di Tanjungpinang, Jumat (3/12).

Surya mengatakan, TKI/WNI bermasalah yang diusir Malaysia hampir setiap pekan dari Pasir Gudang, Malaysia menuju Sri Bintan Pura Tanjungpinang.

“TKI/WNI bermasalah tersebut ditampung ditempat penampungan sementara di Tanjungpinang sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” katanya.

Menurut dia, jumlah TKI bermasalah yang diusir Malaysia pada tahun 2009 lebih dari 32.000 orang, tahun 2008 sebanyak 35.143 orang dan tahun 2007 sebanyak 34.652 orang.

“Jika ditotal sejak 2003 hingga 30 November 2010 jumlah TKI/WNI bermasalah yang diusir Malaysia sudah hampir mencapai 230 ribu lebih,” katanya.

TKI bermasalah yang diusir Malaysia setiap pekannya rata-rata berjumlah 150 orang sekali datang. Biasanya TKI bermasalah tersebut diusir pada Kamis hingga Sabtu setiap pekan, bahkan dalam sehari bisa mencapai dua kali.

“Pemulangan TKI bermasalah tersebut tergantung kebijakan Malaysia,” kata Surya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…