Jumat, 3 Desember 2010 11:46 WIB News Share :

Gempa, mahasiswa Padang nekat lompat dari jendela

Jakarta–Gempa yang mengguncang Padang, Sumatera Barat, membuat warga panik. Mereka berhamburan ke luar rumah sambil berteriak-teriak saat goncangan terjadi. Gempa ini “hanya” 4,2 skala richter (SR), namun guncangannya terasa kuat.

“Gempa terasa kencang, semua keluar rumah,” kata Ita, salah satu warga Padang, Jumat (3/12).

Saat guncangan terjadi, Ita tak tahu berapa kekuatan gempa itu. Namun menurutnya, kekuatannya lebih kecil dari gempa yang memporak-porandakan Padang tahun lalu. “Ini kencang tapi nggak sekencang waktu dulu itu,” kata Ita dalam logat Minang yang kental.

Sementara itu Andre, warga Padang yang merantau di Jakarta, menyatakan, gempa ini membuat mahasiswa di IAIN Imam Bonjol kalang kabut. Bahkan berdasarkan keterangan keponakannya yang saat itu sedang kuliah, banyak mahasiswa yang nekat melompat dari lantai dua atau tiga.

“Pas saya telepon dia itu, sedang gempa, keponakan saya itu teriak-teriak sambil nafasnya terengah-engah,” cerita Andre.

“Dia juga bilang, ada temannya yang luka-luka gara-gara nekat melompat dari jendela,” lanjut Andre.

Menurut BMKG, gempa itu berkekuatan 4,2 SR. Namun karena pusat gempa di kedalaman cukup dangkal yaitu 10 km, getaran gempa jadi terasa kuat.

Gempa ini berpusat di darat, tepatnya di timur laut Kota Padang, Jumat (3/12) pukul 10.11 WIB. Gempa ini dirasakan kuat hingga III – IV MMI.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…