Jumat, 3 Desember 2010 06:42 WIB Sport Share :

Gagal jadi tuan rumah PD, Obama dan warga AS kecewa

Washington–Warga Amerika Serikat, termasuk presidennya Barrack Obama merasa kecewa karena gagal menjadi host Piala Dunia 2022. Melalui forum dunia maya, warga AS mengkritik keputusan FIFA.

Amerika Serikat  dikalahkan Qatar dalam perebutan jatah tuan rumah Piala Dunia 2018. Ada pun kandidat lain yang disingkirkan oleh Negara Timur Tengah itu adalah Jepang, Australia, serta Korea Selatan

Dilansir dari AFP, warga Negeri Paman Sam kecewa
dengan kegagalan menjadi tuan rumah. Mereka selanjutnya ramai-ramai menyindir FIFA melalui posting di twitter atau pun forum dunia maya.

“Musnah sudah. Sepakbola AS mundur 20 tahun ke
belakang,” demikian salah satu tulisan di twitter.

“Qatar? Berhentilah bermain-main. Mereka bisa datang kepada kami ketika mereka ingin kita untuk peduli kembali soal sepakbola. Mereka bisa menyuap kami di waktu selanjutnya.”

“Cukup sudah soal berapa banyak yang dilakukan sepakbola AS. Bila kita kalah dalam pencalonan Piala Dunia dari Qatar, percayalah, itu tidak berarti apa-apa.”

“Itu sebabnya mengapa sepakbola tak pernah berkembang di Amerika Serikat. Bahkan FIFA tidak peduli tentang sepakbola di sini.”

Presiden Barrack Obama juga tak ketinggalan untuk mengungkapkan pendapatnya. “Saya pikir itu keputusan yang salah,” ujar Obama di Reuters.

Sementara itu situs resmi Major League Soccer yang merupakan kompetisi sepakbola di AS juga
dipenuhi tulisan kegeraman warga Negeri Paman Sam.

“FIFA=Korupsi. Bila siapa pun ingin kofirmasi bahwa proses ini dicurangi, ya lihat saja sendiri,” demikian salah satu tulisan tersebut.

Mantan pemain timnas AS Alexi Lalas mengatakan bahwa Amerika Serikat siap menggantikan peran Qatar bila nantinya menjelang hari H negeri Timur Tengah itu ternyata dinilai tak siap.

Ada pun Sunil Gulati selaku presiden federasi sepakbola AS juga mengaku kecewa dengan kegagalan ini. Meski begitu ia memberikan komentar yang lebih “lunak”.

“Meski usaha kami gagal, namun sepakbola AS punya masa depan cerah. Anda semua telah membuktikan bahwa permainan ini ada padamu, dan ada pada kita,” kata Gulati. detikcom

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…