Kamis, 2 Desember 2010 14:30 WIB News Share :

SBY jelaskan RUUK DIY

Jakarta--Presiden SBY mulai menjelaskan RUU Keistimewaan (RUUK) DIY di Kantor Presiden seperti yang diagendakan, menyusul pro kontra RUU yang masih digodok pemerintah itu.

Penjelasan ini disampaikan sebelum memimpin rapat kabinet paripurna.

SBY yang mengenakan kemeja safari, membawa naskah tertulis ditemani iPad di meja podium, Kamis (2/12). Dia berpidato sembari berdiri, sedangkan para menteri duduk berjajar di depannya.

SBY menyatakan, dia memperhatikan berbagai komentar tentang RUUK DIY yang disampaikan secara rasional maupun emosional.

Ada kubu yang pro posisi gubernur/wagub DIY ditetapkan saja, ada juga yang berpendapat berbeda yaitu sebaiknya gubernur dipilih secara demokratis.
“Meskipun kalau kita bicara keistimewaan DIY, itu tidak boleh direduksi hanya soal gubernur/wagub saja,” ujar SBY.

SBY juga mengikuti diskursus yang berkembang terkait pidato sambutannya saat memimpin rapat kabinet pada 26 November lalu. Kala itu SBY menyebut kata ‘monarki’. Hingga pukul 14.30 WIB, penjelasan SBY masih berlangsung.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…