Kamis, 2 Desember 2010 21:27 WIB Sragen Share :

Pilkada Sragen terancam batal

Sragen (Espos)–Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sragen pada 2011 mendatang terancam batal, lantaran belum ada kejelasan anggaran dari APBD 2011.

Lima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen segera mengalokasikan anggaran senilai Rp 14,2 miliar pada Desember tahun ini.

Desakan tersebut disampaikan Ketua KPU Sragen Agus Riewanto didampingi empat orang anggota KPU dan sejumlah staf KPU saat jumpa pers dengan wartawan, Kamis (2/12) di Sragen.

Menurut Agus, pembicaraan anggaran Pilkada antara KPU dan Pemkab sudah dilakukan pada 12 Agustus 2010, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan tentang kepastian alokasi anggaran tersebut.

“Di tahun 2010 sudah dialokasikan anggaran untuk persiapan Pilkada senilai Rp 3 miliar sekian. Di APBD Perubahan 2010, kami tidak mengajukan. Tetapi kami mengajukan anggaran tahun 2011 senilai Rp 14,2 miliar dengan rincian kebutuhan anggaran Pilkada putaran I senilai Rp 9,1 miliar dan sisanya untuk Pilkada putaran kedua. Jika pada akhir tahun ini tidak ada kejelasan anggaran, maka Pilkada 2011 terancam batal atau ditunda,” tegas Agus.

trh

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…