Kamis, 2 Desember 2010 07:10 WIB Klaten Share :

Pelantikan Bupati-Wabup, 800 aparat dikerahkan

Klaten (Espos)–Sebanyak 800 personel Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya pelantikan Bupati-Wakil Bupati Klaten terpilih Sunarna-Sri Hartini, Kamis (2/12), di Pendapa Setda Klaten.

Setiap tamu undangan yang hadir akan diberlakukan pemeriksaan ketat.
Kapolres Klaten, AKBP Agus Djaka Santosa saat dijumpai wartawan di sela-sela memimpin gladi pengamanan pelantikan, Rabu (1/12), menuturkan, pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup dengan menempatkan personel di semua titik.

“Tamu undangan kami minta memaklumi jika Polri memberlakukan pemeriksaan ketat karena Protabnya seperti itu,” jelasnya.

Dia menambahkan, pada pintu depan Kompleks Setda dilakukan pengecekan terhadap siapa saja yang akan masuk. Termasuk para PNS yang berkantor di lokasi itu.

Disinggung apakah pihaknya menyiapkan peralatan berat semacam water canon untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan, Kapolres menjawab akan dilihat dulu eskalasinya semacam apa.

Menurutnya, sejauh ini belum ada kelompok massa yang memberitahukan akan mengadakan aksi unjuk rasa pada saat pelantikan.

“Kalau akan unjuk rasa, seharusnya memberitahukan tiga hari sebelumnya. Kalau tidak, kami berhak membubarkan, apalagi jika berlaku anarkis,” jelasnya. Meski demikian, Kapolres mengakui penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara.

rei

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…