Kamis, 2 Desember 2010 22:33 WIB Haji,Boyolali Share :

Jemaah sakit dari Wonogiri dan Boyolali dipulangkan

Boyolali (Espos)--Tiga jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 4 Kabupaten Boyolali dan Kloter 24 Kabupaten Wonogiri akhirnya bisa dipulangkan setelah sempat tertahan di Arab Saudi karena menderita sakit dan harus mendapat perawatan medis.

Ketiga jemaah tersebut masing-masing Mugiyem binti Somodarsono, 80, berdomisili di Kidul Sendang, Bangsalan, Kecamatan Teras, Boyolali, serta Sudarno bin Martorejo, 52, dan isterinya, Nunuk Sulistyani, 50, warga Watuagung, Kasihan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

“Jemaah atas nama Mugiyem dipulangkan bersama rombongan Kloter 31 dari Kabupaten Klaten dan tiba di Solo, Kamis (2/12) pagi pukul 10.10 WIB. Sedang Sudarno dan Nunuk dititipkan Kloter 34 Kabupaten Magelang,” ungkap Sekretaris Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Solo, Akhmad Su’aidi, saat ditemui Espos di Asrama Haji Donohudan, Kamis (2/12) siang.

Dia mengatakan, berbeda dengan Mugiyem, jemaah suami isteri atas nama Sudarno dan Nunuk direncanakan baru akan mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Jumat (3/12) dinihari. Informasi yang diterima PPIH, Mugiyem mengalami patah tulang paha kaki kanan setelah terjatuh di Mahbas Jin dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit An Nur, Mekkah, untuk proses penyembuhan.

Menurut Su’aidi, Mugiyem seharusnya sudah dipulangkan sejak Selasa (23/11) lalu, dan Sudarno serta isterinya, Senin (29/11), bersama rombongan Kloter masing-masing. “Kalau Mugiyem karena patah tulang, Sudarno menderita sakit di tulang belakang akibat kecelakaan yang dialami sebelum berangkat haji, sehingga harus dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekah.”

Pada bagian lain, sampai hari ke-12 kepulangan jemaah, penerbangan haji dari Bandara King Abdul Azis, Jeddah, menuju Tanah Air masih belum normal. Sejumlah Kloter mengalami keterlambatan hingga sekitar 10 jam. Hal itu seperti dialami Kloter 30 yang mengangkut jemaah dari Kabupaten Jepara, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Karanganyar, yang terlambat sekitar 11 jam.

“Kloter 30 seharusnya tiba di Solo, Rabu (1/12) pukul 16.35 WIB, tetapi tertunda sampai Kamis (2/12) pukul 03.36 WIB. Lalu Kloter 34 Kabupaten Magelang juga molor dari semua dijadwalkan hari ini pukul 19.45 WIB, dijadwal ulang sampai Jumat dinihari,” pungkasnya.

Data PPIH Debarkasi Solo, selain dua jemaah tersebut, ada tiga jemaah berbeda yang harus dirawat di Arab Saudi sebelum bisa dipulangkan. Mereka adalah Suwarti dari Kloter 12 Kabupaten Banyumas, serta Kasmad dan Sakiran, keduanya jemaah dari Kloter 8 Kabupaten Tegal.


try

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…