Rabu, 1 Desember 2010 14:36 WIB News Share :

WikiLeaks akan bocorkan 3.000 dokumen

Jakarta–Situs whistleblower WikiLeaks kembali menarik perhatian karena membocorkan kawat-kawat diplomatik pemerintah AS di seluruh dunia.

Bahkan WikiLeaks rencananya akan membocorkan 3.000 dokumen lebih dari Kedubes AS di Jakarta. Apa kira-kira isinya?

Seperti dilansir detikcom dari situs resmi WikiLeaks, Rabu (1/12), akan ada 251.287 kawat-kawat diplomatik yang bakal dibocorkan ke publik.

Kawat diplomatik ini utamanya dari Kemenlu AS ke berbagai Kedubes mereka di seluruh dunia dan sebaliknya. Periodenya dari 28 Desember 1966-28 Februari 2010.

Kawat diplomatik yang paling banyak dibocorkan adalah dari Kemlu AS sekitar 8.000 dokumen, kemudian dari Kedubes AS di Ankara, Turki, nyaris 8.000 dokumen.

Nah, ternyata ada juga dokumen rahasia dari Kedubes AS di Jakarta. Jumlahnya pun lumayan, ada sekitar 3.000 lebih kawat diplomatik dari dan ke Kedubes AS di Jakarta.

Namun hingga hari keempat WikiLeaks merilis kawat-kawat diplomatik itu, belum ada satu pun dokumen yang dibocorkan dari Kedubes AS di Jakarta. WikiLeaks mengeluarkan dokumen rahasia itu sedikit-sedikit.

“Ketimbang mengeluarkan dokumen-dokumen sekaligus, kami akan merilis data-data kedubes ini secara bertahap,” demikian penjelasan resmi mereka di situsnya.

WikiLeaks ingin agar publik tidak kehilangan fokus jika terlalu banyak dokumen penting dirilis bersamaan. Dengan dirilis bertahap, WikiLeaks ingin setiap dokumen mereka memberikan dampak maksimum.

Sejauh ini, kebanyakan dokumen yang sudah dirilis berasal dari negara-negara di Timur Tengah dan Amerika Latin.

WikiLeaks hanya memberikan gambaran secara umum dokumen-dokumen yang mereka bocorkan.

“AS memata-matai sekutunya dan PBB, menutup mata terhadap korupsi dan pelanggaran HAM, lobi-lobi pintu belakang, melobi untuk kepentingan perusahaan AS,” demikian sedikit gambaran WikiLeaks.

Kira-kira, dokumen diplomatik seperti apa yang bakal dibocorkan dari Jakarta?

dtc/nad

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…