Rabu, 1 Desember 2010 12:46 WIB Klaten Share :

Polisi buru pelaku bom molotov di Klaten

Jakarta–Polisi tengah mencari pelaku yang meletakan dua bom molotov di pos polisi lalulintas Klaten, Jawa Tengah. Empat orang saksi telah diperiksa di kepolisian setempat,
“Satu orang yang menemukan bom. Tiga lainnya masyarakat di sekitar situ,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Edward Aritonang, saat dihubungi wartawan, Rabu (1/12).

Secara terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Iskandar Hasan mengatakan Tim Densus 88, Intelijen Polda, dan Puslabfor, tengah melakukan penyelidikan dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Khususnya Densus sedang menelusuri siapa yang meletakkan bom tersebut. Mudah-mudahan dari barang bukti yang ada bisa kita temukan seperti sidik jari, atau segala macamnya bisa jadi petunjuk,” ujar Iskandar, di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (1/12).

Iskandar menegaskan benda peledak yang ditemukan tersebut berjenis bom molotov, dan bukan bom rakitan. Karena hanya mengandung bensin, dan tidak ditemukan mesiu dalam benda peledak itu.

Dua buah bom molotov ditemukan di dua pos polisi lalulintas Klaten, Jawa Tengah, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (1/12).

“Ada ditemukan bom molotov, pagi tadi jam 08.00 WIB ditemukan dua rangkaian bom,” ujar Iskandar.

Satu rangkaian bom molotov tersebut terdiri dari bensin dalam lima botol air mineral, detonator, timer, serta baterainya. Keseluruhannya dikemas dalam satu kardus.

Rangkaian bom itu dimasukan ke dalam pos polisi laluintas Karang, dan pos polisi lalulintas depan RS Islam Klaten, Jawa Tengah. Keduanya itu di Jl. Jogja-Solo.

Belum sampai meledak, rangkaian bom tersebut sudah ketahuan oleh seorang anggota polisi yang berjaga di pos polisi tersebut pagi tadi, dan kini telah dijinakkan oleh Tim Penjinak Bahan Peledak dari Polda Jawa Tengah.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…