Selasa, 30 November 2010 21:53 WIB Boyolali Share :

Soal Miras oplosan, kuasa hukum bantah pemalsuan merek

Boyolali (Espos)–Kuasa hukum pelaku oplos Miras, TW, Tukinu SH membantah kliennya telah melakukan pemalsuan merek. Kliennya hanya sebatas mencampur Miras dengan bahan-bahan lain.

“Ternyata Miras itu cukup digemari sebagian masyarakat, karena rasanya enak dan sesuai selera konsumen,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/11).

Menurut Tukinu, perbuatan yang dilakukan TW itu tidak menyalahi aturan perundang-undangan, terutama tentang merek.

Pasalnya, klien hanya memakai botol bekas Miras. Antara lain yang sudah ada cap atau merek seperti Jack Daniels, Black dan Red Label. Selain itu, penjualan juga tidak menggunakan segel para tutup botol.

Bahkan, jelas Tukinu, dirinya mencontohkan perbuatan kliennya tersebut dengan perbuatan warga yang memakai botol bekas minyak goreng.

Ada sebagian yang masih memanfaatkan botol bekas minyak goreng dengan diisi minyak goreng lain.

fid

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…