Selasa, 30 November 2010 09:09 WIB News Share :

Abu vulkanik Bromo mengarah ke Probolinggo

Probolinggo–Abu vulkanik Gunung Bromo mulai Selasa pagi ini (30/11) terlihat mengarah ke utara atau Kabupaten Probolinggo. Hal ini berbeda dengan hari sebelumnya yang mengarah ke barat atau ke Malang.

Di puncak Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura, Probolinggo seperti yang terpantau oleh Antara, kepulan asap vulkanik berwarna hitam tebal yang mengarah ke Probolinggo tersebut terlihat jelas sekitar pukul 04.00 WIB.

Asap vulkanik tersebut mengakibatkan hujan abu tipis di sekitar Desa Ngadisari yang terletak tiga  kilometer dari arah Gunung Bromo.

Hujan abu tersebut membuat sejumlah mobil yang diparkir di sejumlah hotel, salah satunya hotel Lava View terlihat kotor terkena debu. Begitu juga sejumlah pepohonan yang daunnya mulai terlihat kotor akibat debu.

“Jaket saya saja juga cepet kotor,” kata Wawan, salah seorang pengunjung Selasa (30/11).

Meski demikian, lanjut dia, hal itu tidak menjadikan para pengunjung berhenti melihat keindahan asap Gunung Bromo. Bahkan terlihat sejumlah pengunjung masih menyempatkan diri untuk berfoto-foto.

Sementara itu, petugas di Pos Pantau Gunung Bromo, Mulyono membenarkan abu vulkanik mengarah ke arah utara.

“Ini sudah menurun tapi arahnya berubah,” katanya singkat.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta untuk warga yang berada di Cemorolawang, Ngadisari untuk tetap berhati-hati. Bila perlu ia menyarankan agar warga mulai memakai masker karena hujan abu mulai terjadi di daerah tersebut.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…