Selasa, 30 November 2010 02:12 WIB Solo Share :

3 Penderita Hydrocephalus dapat bantuan

Solo(Espos)–Pengurus Dompet Kemanusiaan PMI Solo, Senin (29/11) menyalurkan bantuan kepada tiga penderita pembesaran kepala atau hydrocephalus.

Bantuan merupakan hasil penggalangan pengurus Dompet Kemanusiaan dari para dermawan Kota Bengawan. Ketiga penderita pembesaran kepala itu pertama Ryzqie Faturrohman, 1,5 tahun asal Jl Sri Gading II/22 RT 4/RW XI Mangkubumen, Banjarsari. Selanjutnya Luluk Muntarohmah, 16, asal Purwosari, Laweyan. Yang ketiga yaitu Manuela Chandra, bayi berumur empat bulan asal Petoran, Jebres.

Jenis bantuan berupa uang tunai senilai total Rp 2,5 juta, bahan makanan dan makanan bayi. Petugas Humas PMI Solo, Afrian Pramusetyo kepada wartawan menjelaskan bantuan diberikan langsung kepada keluarga penderita di kediaman masing-masing. Rombongan Dompet Kemanusiaan PMI Solo dipimpin M Iqbal selaku pelaksana harian. “Santunan ini kami berikan kepada keluarga mereka yang tergolong kategori kurang mampu,” katanya.

Betapa tidak, dia melanjutkan, Ryzqie Fatturohman merupakan anak dari Eka Mustafa seorang pengamen keliling. Kepada bocah malang itu Dompet Kemanusiaan memberi Rp 1 juta dan susu. Begitu juga Luluk Muntarohmah yang merupakan anak seorang penjaga SDN Wiropaten Solo, mendapat santunan Rp 500.000 dan bahan makanan. Yang terakhir bantuan Rp 1 juta diberikan kepada Manuela Chandra anak dari Tri Widyaswati.

Ketiga penerima bantuan merupakan penderita pembesaran kepala sejak lahir yang terlambat mendapat penanganan medis serius. Untuk itu diharapkan kesadaran para orangtua untuk segera melapor bila terjadi gangguan kesehatan berbahaya pada bayi mereka. Lebih lanjut Dompet Kemanusiaan PMI mengajak kiprah para dermawan untuk terus berjuang dalam misi kemanusiaan itu. “Kami juga berharap informasi dari masyarakat ihwal penderita-penderita penyakit yang sekiranya memerlukan bantuan,” harap Afrian.

kur

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…