Senin, 29 November 2010 16:30 WIB Hukum Share :

TPM Jateng jenguk tersangka di Polda Metro Jaya

Solo (Espos)–Tim Pembela Muslim (TPM) Jateng bersama-sama keluarga menjenguk tersangka pembawa amunisi dan Bendahara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) ke Polda Metro Jaya, Senin (29/11). Mereka berangkat ke Polda Metro Jaya Jakarta sekitar pukul 18.30 WIB.

Demikian diterangkan perwakilan TPM Jateng, Budi Kuswanto kepada Espos, Senin (29/11). Perwakilan TPM bersama-sama keluarga menggunakan jalur darat menuju ke Ibu Kota Jakarta.

“Habis Magrib kami berangkat. Semoga, di sana kami dapat bertemu dengan masing-masing tersangka,” terang dia.

Menurut Budi Kuswanto, dalam beberapa pekan terakhir pihaknya berperan sebaga pendamping kedua tersangka. Masing-masing tersangka terdiri atas pembawa amunisi, Muhammad Bahrunna’im dan Bendahara JAT, Joko Daryono, yang ditangkap Densus 88 anti teror belum lama ini.

“Kami akan mempertanyakan tentang nasib atau status hukum mereka di waktu selanjutnya. Karena, hingga saat ini, utamanya Joko Daryono tidak jelas statusnya seperti apa,” katanya.
pso

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…