Senin, 29 November 2010 22:26 WIB Solo Share :

Pasar Klewer butuh parkir luas

Solo (Espos)--Kantong parkir di area Pasar Klewer dinilai telah overload. Lokasi parkir di sisi barat terlihat meluber hingga memenuhi sebagian jalan. Demikian juga di sisi timur, parkir sepeda motor hingga keluar pagar.

Kepala UPTD Perparkiran, Anindita Prayogo mengatakan pihaknya saat ini telah mengupayakan pembenahan perparkiran. Di sisi barat akan diatur dan dibatasi dengan marka jalan dan rambu portabel. “Marka sudah hilang. Nanti akan kami cat ulang. Ini agar membatasi parkir dan tidak mengganggu aktivitas yang lain,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (29/11).

Ia mengakui situasi lalu lintas di sekitar Pasar Klewer sulit diatasi. Selain banyaknya aktivitas angkutan, hal itu juga disebabkan perilaku komunitas di sana yang sebagian kurang memahami dan menaati peraturan. Sopir becak banyak mangkal di depan pintu pasar, meski sudah ada tempat parkir khusus becak.

“Saya ke sana dan menegur, mereka mau. Tapi besoknya balik lagi, begitu terus,” katanya.

Dalam urusan tersebut, ia berharap ada campur tangan dari pihak Satpam dan personel kepolisian yang ada di pos sekitar pasar. “Kami cek dua sampai tiga kali sepekan, setelah mobil patroli lewat, mereka kembali lagi,” tuturnya. Hal inilah ia berharap ada pihak keamanan yang ikut menertibkan lalu lintas di daerah itu.

Anindito mengaku dalam managemen perparkiran, pihaknya lebih mengendepankan pendekatan persuasif. Meski ia mengakui cara itu cukup sulit untuk segera mendapatkan hasil, namun hal itu dinilai lebih baik. “Dan saya berharap ada kesadaran dari komunitas di sekitar pasar untuk lebih tertib,” ujarnya.

Dalam rencana pemugaran Pasar Klewer, ia berharap sistem perparkiran menjadi salah satu permasalahan yang diprioritaskan. Persoalan perparkiran, katanya, dapat diselesaikan jika ada kantong parkir yang luas dan mudah diakses. “Kami harap soal parkir, setelah revitalisasi nanti lebih baik parkirnya,” tambahnya.

m86

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…