Senin, 29 November 2010 15:51 WIB Internasional Share :

Menlu
Tak ada eksodus WNI di Korsel

Jakarta –– Konflik di Semenanjung Korea semakin memanas. Saling ancam antara Korea Utara dan Korea Selatan terus bergulir. Namun, belum terlihat eksodus 30 ribu WNI di Korea Selatan.

“Tidak ada tanda-tanda eksodus. Tidak ada persiapan evakuasi. Tapi kita selalu siap dengan situasi dan kemungkinan yang terjadi,” kata Menlu Marty Natalegawa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/11).

Menurut Marty, wilayah Korea Selatan yang ditinggali para WNI saat ini relatif masih aman. Belum ada seruan agar proses evakuasi dilakukan.

“Tapi kita memang diinstruksikan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marty juga kembali menyerukan agar Korut dan Korsel menurunkan tensi ketegangan. Indonesia tidak bisa menerima aksi militer terkait kedua negara.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi I Mahfudz Siddik mengatakan, konflik Korea hanya menguntungkan AS, China dan Rusia. Ketiga negara tersebut diduga berpengaruh dalam pasokan senjata bagi Korut dan Korsel.

“Indonesia dan ASEAN harus mendesak mereka menghentikan provokasi kedua negara. Rusia dan China tidak menjadi kompor baru. Kekuatan Amerika juga,” tegas Mahfudz.


dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…