Senin, 29 November 2010 19:25 WIB Karanganyar Share :

Jalur antarprovinsi dipasangi median jalan

Karanganyar (Espos)--Dinas Bina Marga Jateng membuat dan memasang median jalan di jalur Karanganyar-Sragen, Senin (29/11) siang. Pemasangan median jalan tersebut untuk meminimalisasi kecelakaan yang sering terjadi di jalur antarprovinsi tersebut. Lokasi pemasangan yakni di jalan raya Karanganyar-Sragen di Desa Jetis, Kecamatan Jaten.

Median jalan yang akan dipasang sepanjang 550 meter dengan lebar 45 centimeter. Pemasangan dilakukan untuk menyambungkan median jalan yang terputus dari ujung sebelah selatan ke utara. “Ini sudah kami kerjakan sejak sepekan yang lalu,” ujar petugas Dinas Bina Marga Jateng, Supadi, saat ditemui Espos di Jetis, Senin (29/11) siang.

Target penyelesaian pemasangan median jalan tersebut, lanjut Supadi, lebih kurang tiga pekan lagi. Jalur Karanganyar-Sragen memang ramai dilalui kendaraan. Apalagi kendaraan besar dan bermuatan banyak. Karena itu, pemasangan median jalan sangat diperlukan sebagai pemisah jalur kendaraan.

Median jalan hanya dipasang di titik-titik rawan kecelakaan dan jalan raya dengan ruas jalan yang cukup lebar. Maka dari itu, tidak semua ruas jalan Karanganyar-Sragen dipasangi median jalan, sebab ada jalan yang menyempit dan lebar. “Kebetulan jalan yang belar dan belum dipasangi median jalan hanya di sini. Yang lain sudah dipasangi semua,” kata Supadi.

Pemasangan median jalan sempat terhenti beberapa hari karena peralatan yang digunakan untuk menggali aspal, rusak. Proyek tersebut baru dilanjutkan beberapa hari yang lalu. Sejumlah pekerja, Senin siang, tampak sibuk menggali aspal dengan peralatan khusus. Beberapa pekerja lainnya mengeruk aspal yang telah digali, untuk pondasi median jalan.

m87

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…