Senin, 29 November 2010 01:28 WIB Wonogiri Share :

HKMN bertekat lestarikan Jamasan Pusaka

Wonogiri (Espos)–Himpunan Kerabat Mangkunegaran (HKMN) Suryosumirat Wonogiri bertekat melestarikan tradisi Jamasan Pusaka, dengan atau tanpa dukungan dari pemerintah kabupaten (Pemkab).

Mereka menyatakan siap mengambil alih penyelenggaraan acara tersebut.

Ketua HKMN Suryosumirat Wonogiri, Mulyanto, saat ditemui Espos, Jumat (26/11) mengungkapkan sebagai bagian dari kekerabatan Mangkunegaran, pihaknya merasa bertanggung jawab melestarikan setiap benda dan monumen bernilai sejarah peninggalan keraton tersebut  yang ada di Wonogiri.

Lagipula, kegiatan menjamasi pusaka setiap bulan Sura/Muharam sudah ada sejak waktu yang sangat lama.

“Bedanya, saat itu penyelenggaraan acara tersebut, khususnya di Selogiri, ditangani langsung oleh pihak Keraton Mangkunegaran dengan dukungan partisipasi masyarakat setempat. Kondisi itu berubah ketika acara itu dimasukkan agenda Pemkab. Pihak Mangkunegaran yang semula menjadi penyelenggara, kemudian hanya menjadi pendukung,” ungkap Mulyanto.

Jika sekarang Pemkab tidak lagi mendukung secara penuh acara itu dan menghapusnya dari agenda resmi, Mulyanto mengatakan HKMN siap mengambil alih dan mengembalikan acara itu seperti dulu, dengan pihak Mangkunegaran sebagai penyelenggara didukung masyarakat setempat.

Tentunya, acara tersebut tidak akan semewah dan semeriah waktu diselenggarakan oleh Pemkab.

“Cukup sederhana saja, yang penting tujuan acara itu tercapai yaitu membersihkan dan merawat benda-benda pusaka bernilai sejarah agar tidak rusak. Itulah falsafah sebenarnya dari jamasan. Bagaimanapun, benda-benda pusaka itu menyimpan nilai-nilai perjuangan pahlawan nasional yaitu RM Said saat melawan penjajah Belanda. Jika sampai rusak, maka apalagi yang tersisa untuk dibanggakan dan mengingatkan nilai-nilai perjuangan melawan penjajah,” ungkap Mulyanto.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua HKMN Suryosumirat Wonogiri, Krisna Sumantri. Warga Brajan, Kaliancar, Selogiri ini mengatakan bersama masyarakat Selogiri, HKMN akan tetap menyelenggarakan acara Jamasan Pusaka peninggalan RM Said.

shs

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…