Senin, 29 November 2010 13:13 WIB Hukum Share :

Gelar perkara Gayus di Mabes Polri, belum libatkan KPK & Satgas

Jakarta— Mabes Polri tetap akan melakukan gelar perkara kasus Gayus Tambunan pada Selasa (30/11). Namun gelar perkara itu belum akan melibatkan KPK, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, PPATK, dan Kejagung.

“Akan digelar internal dahulu sementara,” kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi, Senin (29/11).

Jadi, lanjut Ito, gelar perkara tetap dilakukan, namun khusus hanya untuk penyidik kepolisian. “Bukan dibatalkan,” kata Ito.

Sebelumnya, anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dan juga Ketua PPATK Yunus Husein dalam akun twitternya @yunusHusein dengan jelas menyebutkan soal pembatalan ini.

“Gelar perkara Gayus di Bareskrim besok pagi batal dan ditunda sampai ada pemberitahuan,” tulis Yunus.

Mabes Polri  berjanji akan membuka kasus Gayus Tambunan dengan transparan, termasuk dengan mengundang KPK. Polri berharap tudingan miring terkait kasus Gayus bisa sirna.

“Jadi besok (Selasa depan) akan kita buka semuanya. Sehingga tidak lagi ada istilah seolah-olah yang tidak tahu makanya ini yang berbahaya kalau orang yang tidak tahu berkomentar. Janganlah kalau kita tidak tahu berkomentar. Jadi saya kira lebih baik kita melihat kalau semua sudah tahu besok kita akan lihat,” ujar Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (26/11).

Ito mengaku, bedah kasus Gayus ini murni inisiatif dari Polri. Hal ini dilakukan untuk menepis isu jika Polri seolah-olah menutupi kasus Gayus.

“Supaya jangan sampai ada yang namanya isu mau pengambilalihan. Padahal dari pihak KPK sendiri pertemuan dengan Kapolri tidak ada (pengambilalihan). Kalau yang namanya pengambilalihan itu yang dimunculkan tanpa mengetahui permasalahan yang ada, ini akan menjadi suatu pemahaman yang bias di kalangan masyarakat,” jelasnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…