Senin, 29 November 2010 17:05 WIB Klaten Share :

3 Desa di Jatinom diglontor bantuan PUAP

Klaten (Espos)–Tiga desa di Kecamatan Jatinom, Klaten menjadi sasaran bantuan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dari Departemen Pertanian (Deptan) RI.

Anggota Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Jatinom, Widodo kepada Espos, Senin (29/11), mengatakan tiga desa yang menjadi sasaran bantuan PUAP itu meliputi Glagah, Pandeyan, dan Cawan. Menurutnya, masing-masing desa tersebut mendapat bantuan PUAP senilai Rp 100 juta.

“Sekarang bantuan dana itu sudah masuk ke rekening masing-masing Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di tiga desa itu,” ujar Widodo.

Bantuan PUAP dari Deptan RI tersebut bertujuan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan melalui sektor pertanian. Rencananya, sambung Widodo, dana PUAP tersebut bisa digunakan untuk pembelian sarana produksi (Saprodi) pertanian dan peminjaman modal usaha tani.

“Para petani bisa meminjam modal untuk mengembangkan usaha yang digelutinya seperti industri tahu dan tempe. Dengan begitu, kami berharap dana PUAP senilai Rp 100 juta itu bisa berkembang lebih besar,” tukas Widodo.

Guna mengantisipasi adanya kredit macet, lanjut Widodo, penggunaan bantuan PUAP tersebut mendapat pengawasan dari LSM Mitra Tani. Pihaknya juga meminta masing-masing Gapoktan lebih selektif dalam memilih calon peminjam modal.

“Hanya para petani yang benar-benar serius dan bisa dipercaya yang akan diberi pinjaman modal,” kata Widodo.

mkd

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…