Minggu, 28 November 2010 10:39 WIB Issue Share :

Sosialisasi bahaya HIV/AIDS melalui rap

Jakarta--Musik rap adalah salah satu jenis musik yang banyak digandrungi anak muda. Karena itu, lomba rap pun dipilih menjadi media sosialisasi bahaya HIV/AIDS untuk anak muda.

“Lomba rap tingkat nasional merupakan bentuk kepedulian terhadap HIV/AIDS terlebih sebagian besar pengidap AIDS adalah generasi muda yang masih produktif,” ujar Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarif.

Hal itu disampaikannya dalam ambutan acara Grand Final Kontes Rap dalam memperingati Hari AIDS sedunia di lapangan parkir IRTI monas, Minggu (28/11).

Sugiri berharap dengan sosialisasi melalui lomba rap ini, jumlah penderita AIDS dapat berkurang.

“Harapan kita terhadap generasi muda jangan mereka terganggu untuk melanjutkan pendidikan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi masyarakat normal, mencari pekerjaan, serta menjalankan hidup yang sehat,” tutur pria yang dibalut kaos putih dan bertopi putih ini.

Lomba rap ini sudah diadakan sejak 2006. Peserta grand final ini merupakan orang-orang yang telah lolos seleksi di setiap provinsi di Indonesia.

“Ada sasaran khusus, yaitu generasi muda. kan generasi muda yang punya risiko ada yang pakai narkoba. Biasanya musik rap kan digeluti anak muda. Jadi ada segmen yang kita garap. Untuk musik rap ini efektif untuk anak muda,” jelas Sugiri.

Ratusan orang menyaksikan lomba rap ini. Meski langit Jakarta begitu terik, ratusan orang tersebut tetap antusias untuk menyaksikan perlombaan tersebut.

Hari AIDS sedunia jatuh pada 1 Desember. Hari AIDS sedunia dicetuskan untuk pertama kalinya pada Agustus 1987 oleh James W Bunn dan Thomas Netter. Merka adalah pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…