Minggu, 28 November 2010 01:13 WIB Issue Share :

Pulang kampung Tia terasa bermakna…

Oleh: Hanifah Kusumastuti

Pulang ke kampung kelahirannya di Solo, dimanfaatkan Theodora Meilani Setyawati alias Tia AFI untuk menggalang dana bagi korban bencana alam letusan Gunung Merapi.

Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Akademi Fantasi Indosiar (AFI) tersebut mempersembahkan Konser Amal Tulus Peduli Merapi with Tia AFI & Friends di Atria Resto & Café, Sabtu (27/11) malam.

Dalam penyelenggaraan mini konser itu, Tia dibantu keluarga serta sahabat musisi Solo lainnya, seperti Asty Dewi, Utara Band, Exsas Band, serta Legato Voice. Puluhan fans Tia telah berkumpul memadati ruang konser di Atria Resto & Café sejak awal.

Konser amal itu dibuka dengan penampilan Mendoza Dancer. Dilanjutkan dengan penampilan penyanyi keroncong dan pop, Asty Dewi yang mendapatkan iringan musik dari Exsas Band.

Grup band lokal papan atas di Kota Bengawan, Utara Band ikut menghangatkan suasana konser amal yang ditata dengan nuansa akrab tersebut. Vokalis Utara Band, Brian yang juga adik kandung Tia AFI, memoles suara merdunya dalam tembang-tembang hits.

Video perjalanan Tia sejak mengawali karier di panggung AFI 2004 sempat diputar di layar proyektor dekat panggung. Video itu memutar kilasan perjalanan Tia saat mengawali karier di industri musik Tanah Air.

Video itu pula yang mengingatkan  Tia dan penggemarnya pada manisnya gebyar panggung AFI yang mendongkrak karier perempuan kelahiran Solo, 7 Mei 1982 itu. Tak bisa dipungkiri, panggung AFI merupakan momentum bagi Tia menembus persaingan ketat di kancah musik Indonesia.

Seusai pemutaran video, putri pasangan musisi Bambang “Cekruk” Sutopo dengan Rini Sudarwati itu, muncul ke atas panggung  dengan melantunkan lagu Salahkah Aku.

Dia juga mendendangkan lagu Pengabdian Cinta yang dipopulerkan diva pop Indonesia Krisdayanti, Stand Up For Love, dan lagu berirama Melayu berjudul Laksana Raja Di Laut.

Penampilan Tia terasa lebih istimewa. Dalam setiap lagu yang dia bawakan, ayahnya tercinta Bambang Cekruk bersama Exsas Band setia mengiringinya dari belakang. Pada momentum ini, Tia juga berkolaborasi dengan adik kandungnya, Brian dalam lagu hits milik Tulus.

“Konser mini ini, idenya spontan. Saya telepon temen-teman musisi Solo dari Jakarta,  untuk gabung ke konser mini ini. Hasilnya, mereka setuju dan luar biasa,” papar Tia kepada wartawan.

Tia berharap, konser amal yang dipersiapan secara mendadak, tak kurang dari sepuluh hari itu, bisa bermanfaat untuk berbagi dengan sesama saudara yang tertimpa musibah. Hasil penjualan tiket dan kotak amal akan dikirimkan bagi koban letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah dan DIY.

“Indonesia sedang ditimpa banyak musibah bencana alam, mulai dari banjir bandang di Wasior, tsunami di Mentawai, serta letusan Gunung Merapi yang lokasinya tak jauh dari Solo. Sebisanya, saya dan teman-teman ingin membantu saudara-saudara kita yang kena musibah”.

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…