Minggu, 28 November 2010 08:32 WIB Haji Share :

Pasar tiban di asrama haji ala Arab Saudi

Oleh: Ahmad Hartanto

“Pak Haji, tambah oleh-oleh, Pak. Ada kurma ada zamzam asli dari Arab,” kata seorang pedagang oleh-oleh di dalam Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu (27/11) siang.

Pedagang yang lain tidak kalah heboh. Dengan nyaring, pedagang lainnya menawarkan pulsa tronik. Ada pula yang menawarkan jasa penukaran uang Riyal.

Suasana hiruk pikuk bak pasar tiban ini terjadi di dalam asrama, saat para jemaah haji asal Purbalingga keluar dari ruangan.

Para jemaah yang masih mengenakan baju biru langit berkalung sorban dan tas identitas itu segera berhambur dengan sekumpulan pedagang yang berderet itu.

Tawar menawar pun tak terelakkan. Asrama seketika menjadi ramai oleh aksi tawar menawar dan transaksi jual beli. Barang-barang yang ditawarkan pun bermacam-macam.

Tidak melulu kurma, ada kismis, jagung Arab, kacang Arab, dan peralatan minum khas Arab seperti teko dan ceret dari kuningan. Beberapa jerigen air zamzam pun sudah siap dijajakan.

Harga kurma dan barang lainnya terbilang lebih mahal dari harga biasanya. Sekilo kurma harganya bisa mencapai Rp 30.000.

“Ini asli dari Arab Saudi. Ada juga dari Iran,” ucap Endang menyakinkan para haji dan hajjah tersebut.

Sedang satu bungkus kacang dihargai sampai Rp 125.000-Rp 135.000. Untuk 10 liter air zam-zam dihargai Rp 250.000. Endang mengaku omzet perhari bisa mencapai jutaan rupiah.

“Alhamdulillah lumayan,” imbuhnya.

Salah satu jemaah, Haji Hadi, membelanjakan ratusan ribu rupiah untuk oleh-oleh kerabat di rumah. Ia membeli kurma dan teko. Ia mengaku kurang puas jika tidak membawa apa-apa setiba di rumah.

“Untuk oleh-oleh,” ujarnya singkat sambil bergegas menuju bus ke Purbalingga.

Barang yang dijajakan selain bahan makanan, juga pakaian peralatan ibadah seperti peci, sajadah dan kerudung. Namun barang ini tidak terlalu laris.

“Yang lumayan laris ya teko ini, saya lepas ke konsumen Rp 70.000. Tergantung ukuran, yang kecil lebih murah,” tambahnya.

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…