Minggu, 28 November 2010 14:18 WIB Internasional Share :

Hendak kabur, TKW di Saudi nekat lompat dari lantai III

Jeddah--Seorang tenaga kerja wanita (TKW) mengalami patah tulang setelah melompat dari lantai III.

Dia bermaksud melarikan diri dari rumah majikannya di Arab Saudi.

Peristiwa terjadi pada Jumat pekan lalu di distrik Al-Salam Jeddah utara. Demikian dikutip dari arabnews.com, Sabtu (27/11).

“Dia tidak menderita luka serius akibat melompat. Bagaimana pun, penyelidikan lebih lanjut akan terus di daerah ini,” kata Kolonel Al-Juaid, juru bicara kepolisian Jeddah kepada Arabnews.

Saksi mata mengemukakan, seorang perempuan merangkak dan kemudian melompat. Setelah mendarat, perempuan itu bersembunyi di bawah mobil yang diparkir.

Sang majikan itu kepada polisi menuturkan, perempuan itu tiba kurang dari dua pekan lalu. Dia mengaku, kerja perempuan itu tidak memuaskan.

Dua hari sebelum peristiwa melompatnya TKW itu, sang majikan bermaksud untuk mengembalikan dokumen yang bersangkutan kepada agen penyalur TKW.
Dia juga menyampaikan bahwa perempuan itu baru bekerja untuknya sekitar seminggu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, di Hafr Al-Baten, seorang TKW berusia 27 tahun ditemukan tewas gantung diri.

Polisi setempat menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh perempuan tersebut. Jenazah hingga kini masih berada di ruang jenazah menunggu pemeriksaan forensik.

Sebelumnya, di bulan November ini terdengar kabar TKW lain di Saudi, Sumiyati mengalami kekerasan fisik dari majikannya sehingga banyak mengalami luka-luka. Selain itu, Kikim Komalasari dibunuh majikannya setelah medapat kekerasan dan diperkosa.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…