Sabtu, 27 November 2010 20:20 WIB Haji Share :

Raudhah mulai dipadati jemaah Indonesia

Madinah–Jemaah haji Indonesia gelombang kedua mulai masuk ke Kota Madinah, sejak Jumat dini hari dan diperkirakan 3.392 orang jemaah Indonesia memadati Raudhah.

Berdasarkan data yang diperoleh dari tim kedatangan dan pemulangan jemaah di Daker Madinah, total jemaah yang masuk mencapai 3.392 jemaah dari sembilan kloter.

Sembilan kloter itu yakni SOC 48, BPN (Balikpapan) 07, MES (Medan) 14, BDJ (Banjarmasin) 07, PDG (Padang) 12, PLM (Palembang) 12, SOC (Solo) 49, UPG (Ujungpandang) 22, JKS (Jawa Barat) 41.

Semua kloter tersebut ditempatkan di wilayah markaziyah yang memiliki jarak hanya 500 meter paling jauh dari Mesjid Nabawi sebagai tempat pelaksanaan arbain para jemaah.

Akibat banyaknya jemaah yang datang di Madinah, maka Masjid Nabawi mulai tampak padat.

Raudhah, sebagai tempat favorit jemaah untuk berdoa sudah mulai disesaki jemaah dari mancanegara, termasuk jemaah Indonesia.

Sejumlah jemaah juga terlihat mulai berjalan kaki ke Nabawi sejak pukul 03.00 dinihari waktu Saudi untuk mendapat tempat di Raudhah sebelum Salat Subuh tiba.

Imbauan dari Kadaker Madinah, Subakin Abdul Muthalib supaya jemaah tetap waspada ketika sedang melaksanakan ibadah di Nabawi.

Diharapkan jemaah tidak membawa barang-barang berharga dan uang tunai ketika sedang salat.

“Sebaiknya barang berharga dan uang tunai disimpan di safety boks yang sudah disediakan hotel,” imbuh Subakin.

ant/nad

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…