Sabtu, 27 November 2010 12:07 WIB Hukum Share :

Polisi diminta selidiki kematian 5 Gajah liar

Pekanbaru–Kematian lima ekor gajah dalam satu lokasi di Riau  diduga akibat umpan racun. Kepolisian diminta turun tangan mengusut kematian satwa dilindungi itu.

“Jajaran Polda Riau harus mengusutnya sampai tuntas. Kami menilai ada hal yang tidak wajar. Masalah kematian gajah ini tidak bisa dianggap hal yang sepele,” kata aktivis WWF Riau, Soemantri, Sabtu (27/11).

Menurut dia, apabila Kepolisian tidak mengungkap penyebab di balik tewasnya lima ekor gajah ini maka hal itu akan membuat warga dengan gampangnya untuk membunuh gajah.

“Hukum harus ditegakkan dalam menangani konflik ini. Kalau tidak, maka masyarakat akan menganggap bahwa gajah adalah hama yang harus dibunuh,” kata pria yang akrab disapa Abeng ini.

Dia menjelaskan, lima ekor gajah ini diperkirakan dalam satu keluarga. Sebab, kebiasaan gajah berjalan mengitari wilayahnya selalu berkelompok.

“Kalau melihat pola hidup gajah itu, maka kita menduga gajah yang tewasnya adalah satu keluarga,” kata Abeng.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…